SUKABUMIVIRALCOM - Pelabuhanratu - Pasca pelaksanaan Gema Takbir Sukabumi Mubarakah 1446 H/2025 M, terlihat tumpukan sampah berserakan di area Alun-alun dan Masjid Agung Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (30/3/2025) lalu.
Sehingga fenomena ini menimbulkan keprihatinan, terutama mengingat sangat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
Menanggapi kondisi ini, Hamzah, seorang penggiat sosial sekaligus marbot Masjid Agung Palabuhanratu sejak tahun 1999 mengatakan, bahwa pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan. Terlebih, sebelumnya ibu kota Palabuhanratu sempat dilanda banjir.
"Saya hanya menegaskan bahwa pentingnya untuk menjaga kebersihan lingkungan," ujarnya.
Dalam seruan di media sosial, Hamzah menekankan bahwa Alun-alun Palabuhanratu merupakan ruang kebanggaan masyarakat yang harus dijaga keindahannya. "Alun-alun adalah wajah kita bersama. Jika tidak dijaga kebersihannya, keindahannya akan berkurang,"ungkapnya.
Pihaknya mengajak kepada warga masyarakat untuk menerapkan beberapa langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan, di antaranya:
1. Membuang sampah pada tempatnya. Agar fasum enak dipandang, Masyarakat diimbau untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan. Jika tidak menemukan tempat sampah, sebaiknya sampah disimpan sementara hingga menemukan tempat pembuangan yang tepat.
2. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa botol minum dan tas belanja sendiri.Peran serta masyarakat dapat membantu mengurangi timbulan sampah plastik yang kerap menjadi penyebab utama pencemaran lingkungan.
3. Rutin mengadakan aksi gotong royong bersih-bersih dapat menjadi solusi menjaga kebersihan alun-alun serta meningkatkan rasa kepemilikan terhadap fasos dan fasum.
4. Meningkatkan edukasi dan kesadaran saling mengingatkan dengan cara yang baik ketika melihat ada yang membuang sampah sembarangan. Edukasi kepada keluarga dan teman juga penting agar kebiasaan menjaga kebersihan semakin membudaya.
5. Peran aktif komunitas dan dukungan pemerintah dalam penyediaan fasilitas kebersihan yang memadai serta sosialisasi berkelanjutan tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Sebagai bagian dari masyarakat Palabuhanratu, Hamzah menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi peran kita sebagai warga. "Jika kita menjaganya tetap bersih, kita turut menciptakan lingkungan yang nyaman bagi semua," tambahnya melalui sambungan seluler, Selasa (01/04/2025).
Hamzah, yang telah mengabdi sebagai marbot Masjid Agung Palabuhanratu sejak 1999, berharap seruannya ini dapat menjadi pemicu perubahan positif bagi kebersihan dan keindahan Alun-alun Palabuhanratu. "Semoga Palabuhanratu semakin baik dan membawa keberkahan bagi kita semua," pungkasnya. ( Red/Us)
Social Header